kesehatan

Knowledge is Power

Makanan Anti Inflamasi Yang Ampuh

Oleh : diah pradatika,
Friday, May 10th, 2013
Makanan Anti Inflamasi Yang Ampuh Reviewed by Bintang Taufik on . Tentang Makanan Anti Inflamasi Yang Ampuh the

Artikel tentang Mekanisme Anti Inflamasi  tetapi sebelumnya pengertian Inflamasi atau proses peradangan mungkin diam-diam sedang terjadi terus-menerus di dalam tubuh kita, tanpa kita merasakannya. Jika di dalam tubuh terjadi kerusakan jaringan, infeksi, iritasi, beredar zat beracun, atau proses pembuatan energi sel, sel-sel darah putih akan beraksi dan terjadilah peradangan. Ada kalanya mekanisme pertahanan alami di dalam tubuh […]

Artikel tentang Mekanisme Anti Inflamasi  tetapi sebelumnya pengertian Inflamasi atau proses peradangan mungkin diam-diam sedang terjadi terus-menerus di dalam tubuh kita, tanpa kita merasakannya. Jika di dalam tubuh terjadi kerusakan jaringan, infeksi, iritasi, beredar zat beracun, atau proses pembuatan energi sel, sel-sel darah putih akan beraksi dan terjadilah peradangan.

Ada kalanya mekanisme pertahanan alami di dalam tubuh terlalu bersemangat sehingga terjadi peradangan kronis, yang bisa berperan pada terjadinya alergi, artritis, kepikunan, hingga penyakit jantung. Untuk membantu pengobatan pada penyebab peradangan tersebut, perlu juga dibarengi dengan konsumsi makanan yang tepat.

Menurut Julie Daniluk, ahli gizi holistik di Toronto, Kanada, lebih dari 70 persen sel-sel sistem kekebalan tubuh kita, ditemukan pada lapisan saluran pencernaan.”Karena itu kita bisa mengandalkan makanan untuk memoantu mengatasi peradangan; ungkap penulis buku Meols thatHeol Inflammotion ini.

Pada dasarnya mengonsumsi makanan segar, mengurangi konsumsi daging merah dan susu berlemak, memilih protentanpa lemak, serta memoerhatikan asupan karbohidrat, akan membantu  mengurangiperadangan.

Berikut beberapa makanan anti inflamasi  yang dapat membantu melawan peradangan atau membantu mencegah masalah yang memicu peradangan.

1. Ikan

Asam lemak omega-3 pada ikan dapat membantu menurunkan peradangan di dalam tubuh. Penelitian di University of Pittsburgh menemukan bahwa m i nyak ikan efektif sebagai obat anti inflamasi untuk meredakan arthritis pada leher dan nyeri punggung.

Disarankan Daniluk untuk memilih ikan kecil seperti salmon, sardin, tuna karena lebih sedikit kadar racunnya dibandingkan dengan ikan besar.

2. Bawang putih

Allicin dalam bawang putih merupakan properti anti inflamasi terutama pada paru-paru dan kerongkongan.

Zat aktif ini akan mengurangi peradangan dan sumbatan.

Bawang putih sangat mudah diselipkan ke makanan lain, seperti sup, dressing solod, pasta, dan sebagainya. Dianjurkan mengonsumsi bawang mentah. Atau supaya zat aktifnya tidak rusakoleh proses pemasakan, tambahkan bawang putih sesaat sebelum masakan matang.

3. Air minum

Air membantu mencegah dehidrasi. Dehidrasi bisa memicu peradangan juga.

Jika tidak bisa minum air tawar, tambahkan potongan lemon atau buah lain yang Anda suka.

4. Almon

Suatu penelitian telah berhasil mengisolasi anti oksidan flavonoid dari almon. Dan ternyata anti oksidan ini mirip dengan jenis anti oksidan pada teh hijau dan brokoli.

Segenggang almon segar bisa dijadikan camilan sehat yang kaya anti oksidan. Diingatkan bahwa makanan ini tidak segera mengatasi nyeri akut, tetapi efeknya jangka panjang.

Memasukkan berbagai makanan anti inflamasi ke dalam diet harian, akan membantu mencegah terjadinya peradangan di kemudian hari.

5. Minyak zaitun

Minyak zaitun jenis ekstra vircin kaya akan polifenol, yang mampu mengurangi peradangan.

6.  Buah beri

Antosianin adalah anti oksidan yang bersifat antiperadangan pada buah beri, dengan warna merah tua. Antosianin bekerja menghambat produksi enzim penyebab peradangan.

Mengudap buah beri atau menambahkannya pada smootnie yoghurt atau salad akan sangat bermanfaat. Warna pada kulit kacang merah juga merupakan sumber antosianin yang baik.

Studi baru oleh para peneliti di Oregon Health and Science University di Portland, AS, menemukan bahwa perempuan dengan peradangan karena artritis mengalami pengurangan peradangan setelah minum jusceri dua kali sehari selama tiga minggu. Studi lain menemukan bahwa pelari yang minum jus ceri seminggu sebelum dan di hari pertandingan, mengalami lebih sedikit nyeri dan peradangan setelah bertanding.

Setiap makanna diatas disarankan sebagai anti inflamasi

Komentar Lewat Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>