lazada.co.id

Cinta dan Wanita

Knowledge is Power

Ciri Suami Selingkuh

Oleh : Bintang Taufik,
Tuesday, June 2nd, 2009
Ciri Suami Selingkuh Reviewed by Bintang Taufik on . Tentang Ciri Suami Selingkuh the

Dari detik ke detik, Cerita suami selingkuh semakin sering kita dengar. Entah orang selingkuh yang dilakukan artis hingga kawin cerai atau orang biasa selingkuh yang sampai terjadi bunuh membunuh. Sebenarnya kamu seorang istri dapat mengetahui ciri-ciri suami selingkuh lebih cepat. Ini sebenarnya adalah takdir yang harus bintang laksanakan sebagai pria idaman wanita. Dan untuk itu […]

suami-selingkuhDari detik ke detik, Cerita suami selingkuh semakin sering kita dengar. Entah orang selingkuh yang dilakukan artis hingga kawin cerai atau orang biasa selingkuh yang sampai terjadi bunuh membunuh. Sebenarnya kamu seorang istri dapat mengetahui ciri-ciri suami selingkuh lebih cepat.

Ini sebenarnya adalah takdir yang harus bintang laksanakan sebagai pria idaman wanita. Dan untuk itu berikut beberapa tips ciri orang selingkuh. WASPADALAH! mungkin hal dibawah ini sedang terjadi pada anda…

Ciri umum dan tanda suami selingkuh :

Tiba-tiba jadi baik hati tanpa sebab
Tanda suami selingkuh ini biasanya terjadi setelah melakukan aksinya, Yang namanya orang selingkuh itu biasanya mempunyai perasaan bersalah . Jadinya mereka akan memanjakan si pasangan.

Nah! Jika suami anda tiba-tiba jadi baik hati tanpa sebab yang jelas. Berhati-hatilah!!!

Sering bohong.
Tentu saja orang selingkuh itu pasti selalu berbohong. Ngakunya kerja tapi sebenarnya ketemuan sama pacar gelapnya di bawah pohon jengkol. Ngakunya kerja lembur ternyata kerjanya di Hotel mawar.

Baca artikel saya sebelum ini tentang 5 ciri orang berbohong. Untuk mengetahui seberapa besar kejujuran suami anda.

Mengambil jarak dan Sering Marah
Suami anda jika sering marah tanpa sebab musibab. Itu artinya bisa dia stres atau karena dia ingin segera berpisah dengan anda.Apalagi jika selalu berusaha mengambil jarak dengan anda, mungkin hatinya tidak lagi jatuh cinta kepada.

Ada bekas lipstik, rambut atau parfum
Emang sih kalau orang selingkuh yang sudah ahli tidak mungkin melakukannya. Tapi kalau suami anda baru pertama kali melakukannya, bisa saja bukan!!

Selesai! Lalu…

Kalau kamu merasa menemukan satu dari ciri suami selingkuh diatas. Saran dari bintang adalah Pertama kamu harus tenang dulu, jangan cemburuan…. buktikkan dulu apakah suami kamu telah menjadi satu dari sekian banyak orang selingkuh atau tidak

Komentar Lewat Facebook

57 thoughts on “Ciri Suami Selingkuh

  1. waduh,,fotonya itu lho…. :D

    wah,,bisa jadi referensi buat ntar selingkuh,,dah ada kisi-kisinya… wekekekek

    Postingan di blognya Arry : Cerita Naruto

  2. Pingback: Tips Mengatasi Putus Cinta

  3. Suami sy spt nya ada beberapa point. Tp….smg aja dia bs berubah. Berubah dong…..smg ini terbaca oleh perempuan yg jadi ‘x’ suami sy. Sadar yah mbak…4 my husband di PRPT ancol inisial ‘J A’ smg eling………,

  4. gak ada sih yg rela suami selingkuh,mending loe bilang aja udah bosan trs kt bubaran…br loe ngapain aja terserah deh……kynya begini lebih gentlemen!

  5. Pingback: Menjadi Suami yang baik untuk Istri

  6. whats goes around comes around kadang suami ini bosan kali makan makanan yang sama jadinya makan warung juga kalau dah bosan paling juga pulang

  7. suamiku waktu pulang bubar dari bandung bulan puasa, dia cerita kalo di kantong celananya itu ada pembalut, kata suamiku seh ada yang jail kali ya. hatiku jadi nggak enak, apa mungkin suamiku selingkuh.

  8. suami q kt orang sih suka deketin cwe.kan krja nya d tmpt yng hajatan terus.ya biasa foto2.tp aq gak mau tau ah.bikin pusing.kecuali klo ketauan bnrn.aq jg bakal selingkuh

  9. Laki2 emang ga ada yang 100 % setia n jujur, yah jangan diambil pusing aja selama suami masih tanggung jawab ma anak istri….tapi…kalo uda ampe kebablasan emang patut untuk di meja hijaukan he…he

  10. suami w selingkuh iiih jngn donk amit2 dech jngn ampe sich but klo dia selingkuh w jg ikut selingkuh mendingan w selingkuhnya menghasilkan duit but klo dia selingkuhkan ngabisin duit

  11. Kalo amy…gak tau y.mgkn emang g cnta ma suami.smpai 3thn nikah blm bs mencintai bhkn skrg msh bljar mencintai..mgkn amy perlu sesosok selingkuhan x ye…ca pe dhe

  12. sudah 11 tahun pernikahan..perasaan aman2 saja tuuh…tapi nggak tau juga sih…atau memang mungkin nggak ketauan kali yee…hhhmmm…kalo memang begitu adanya biar Tuhan adjah yang membalasnya…amiin YRA… tentu saja kalo’ dijalan yg benar selamatkanlah dia…kalo dijalan yang salah…ya…kasih hukuman yang setimpal lah…hehehe

  13. 2 th kurang lebih q brklrg, br q rskn akhir-akhir ini, dia mulai byk bohong n bbrp poin d atas brlku pd dia, shok rasanya saat itu, mskpun skrg jg q msh sesek tp…. mgkin saatnya aq bljr tuk mlpknnya. sakiiiiit bangetz, kenapa y cwe-cwe yg mw d slingkuhin g pd nyadar bagimana klw dia nnt bgtu? smoga mreka yg mw d slngkuhin n yg selingkuh mndpt blsn yg lebih dr pd apa yg dia perbuat itu. amieeeen.

  14. sudah ketahuan suami selingkuh,cuma ada 2 option, bertahan atau berpisah. kalo masih bisa bertahan dan suami bisa berubah, ya jangan pisah dulu. sebab kitalah, istrinya, yang sebenarnya paling tahu karakter suami kita. memang dia khilaf atau brengsek. selingkuh banyak sekali alasannya, dengan lapang dada, kita perempuan juga harus introspeksi diri sendiri, tidak hanya minta suami untuk introspeksi sendiri. kalau selingkuh dibalas selingkuh, ya dulu jangan menikah. sebab itulah konsekuensi pernikahan. pernikahan itu bukan main-main, seperti pacaran. ada permasalahan apapun, harus disikapi dengan penuh pertimbangan.biar suami dosa, selingkuhannya juga dosa, tapi kita jangan sampe ikut2an dosa.pikir baik2 keputusannya, lihat masa dulu,lihat masa sekarang dan coba pikirkan masa depan, apa masih ada harapan atau tidak. maaf, komennya panjang. sekedar berbagi pengalaman aja.

  15. Huufft…. Q bru 3 blan nkah tp akhr2 nech suami q sring bhng ma aq… Aq tkt nti dy bneran slingkuh alx wkt pcran dy jg smpt pcran…
    Tp smga aja ga….
    Amin….

  16. Huft… quw lom merit sech. Tapi q setuju ma yang dibilang mbak titi di atas ntu. Cuma 2 pilihan, BERTAHAN atau PISAH. Xbfq dulu jg pernah slingkuh tuch. Mungkin karena qt selalu jaga jarak (permintaan dia!!). Dia ngaku n qt coba bertahan. Dia berubah. N quw tau, dia gak ngulangin itu lage. Tapi hati nie gak bisa berbohong. Masih ada rasa terluka karena dikhianati. N akhirx qt pilih jln masing2.. Ternyata ikhlas itu susah, pdhl lom merit… hahahaha…

  17. satu lagi tandanya; dia jadi lebih peduli dengan tubuhnya.

    Awalnya mantan sumaiku, Mas Pur tdk begitu suka olahraga. Kalaupun olahraga paling2 hny jogging dan bulutangkis aja, itupun hanya 2 kali sminggu.

    Tp bgt dia kecantol sama WIL dia jd jauh berubah. Dia jd jauh lebih rajin olahraga. 6 kali seminggu dia rutin ke gym, renang, voli, tenis, termasuk mengkonsumsi makanan bergizi tinggi. hasilnya memang nyata, suamiku jadi terlihat jauh lebih kuat, bugar, awet muda, dan tentu saja lebih seksi.

    awalnya aku senang punya suami yg fisiknya macho kayak aktor primus itu, tapi belakangan aku tahu, suamiku menjalani semua itu untuk menarik perhatian wanita2 cantik dan binal di luar sana.

    setelah itu aku mendesaknya untuk cerai, meskipun awalnya dia ngotot tak mau bercerai dngku, dengan alasan anak2. Sebulan sbl kami cerai, suamiku mengakui bahwa dia gigih berolahraga dengan tujuan;

    1. untuk memikat wanita2 kesepian di luar sana; 2. untuk memperbaiki staminanya dalam hal seksual (padahal dia termasuk perkasa di atas ranjang selama 23 tahun pernikahan kami. suamiku kuat bertahan hingga 30 menit lebih setiap kali bercinta. bahkan aku nyaris tak pernah tidak orgasme setiap kali bercinta dengannya), dan terakhir agar bisa terlihat awet muda di mata para selingkuhannya, yang memang masih muda2. Saat itu usianya memang sudah 48 tahun.

    Dasar lelaki brengsek! sejak saat itu kami tak pernah bersua lagi.

  18. klo suami sms2an trus sama cwek isinya sayang”an melulu, tp pas ditny pny hub apa dgn cwek itu jwbnya mencak”, itu bisa dikategorikan selingkuh gak?

  19. Sejak awal menikah dia tidak pernah memberi nafkah, dia selalu bilang “gaji untuk beli rokok dan bensin”. Keadaan itu berlangsung sampai pernikahan 10 tahun. Setelah 10 tahun ketahuan banyak orang datang menagih hutang dengan nominal 5 juta sampai 54 juta, kalau ditotal ratusan juta rupiah. Yang membuat saya marah adalah pinjam uang tanpa musyawarah dulu dengan istri, dan lebih dari itu, ternyata kepada yang dipinjami (semuanya laki-laki) dia bilang uang untuk main valas lewat internet, uang 10 juta dalam waktu 3 bulan menjadi 30 juta. Tetapi kepada istri-istri mereka (temannya) suami saya bilang uang pinjaman itu berada di tangan saya sebagai istrinya. Kapan dia memberi uang pada saya? Kalau saya pernah diberi uang oleh suami toh saya tidak terkejut suami punya banyak hutang.
    Waktu saya konfirmasikan pada suami saya, dia bilang “Ini urusan laki-laki”. Dan dia marah-marah, ngamuk di depan anak-anak. Dia juga tak segan-segan mengucapkan kata cerai. Kalau ini urusan laki-laki kenapa bilang uang itu di tangan saya sebagai istri ? Jujur donk pada mereka!
    Saya jadi heran memang dalam rumah tangga ada urusan laki-laki dan urusan perempuan?! Ataukah urusan laki-laki (suami saya)itu TUKANG HUTANG?! Saya kira dalam rumah tangga hanya ada urusan bersama, tidak ada urusan laki-laki dan urusan perempuan. Jadi mau pinjam uang berapapun besarnya suami isteri harus bicarakan bersama dulu.
    Dan dia juga ternyata pinjam uang di BKK dengan membawa orang lain sebagai istri, dan lebih memalukan lagi hutang itu menggunakan sertifikat tanah rumah teman kami. Saya baru tahu setelah teman saya marah-marah karna tanah rumahnya mau disita, dengan mengatakan “Kamu itu sama dengan suami kamu!” Padahal saya tidak tahu kalau suami saya punya hutang.
    Dia menjual tanah rumah yang kami huni seharga 155 juta katanya. Saya diberi 40 juta, tapi yang membuat saya heran mengapa kepada semua orang dia bilang uang penjualan rumah itu saya yang membawa pergi dan untuk beli tanah?
    Apa suami saya sudah AMNESIA ?! Semoga tidak ada seorang istripun yang punya nasib seperti saya.

  20. Saya sudah kenyang dengan ciri suami selingkuh. Ada softek basah di rumah, padahal saya ga haid, tertinggal CD pelacurnya di kamar. dia bilang beli rokok jam 2 pagi baru pulang tapi ko ga bawa rokok, ga bau rokok?! malah bau sabun mandi. siang hari bilang habis poli, tapi ko ga bau keringat? malah bau sabun mandi. oo..saya slah dengar kan dia bilangnya poli bukan voli.

  21. 6th pernikahan kami memiliki 2 putri disaat putri kecil kami baru 3 bln suami q mulai senang berdandan rapi n wangi sbg istri senang tetapi sikapx bkn ů sy tetapi ů wilx setahun lebih suamiku selingkuh n sdh berkali2 q minta ů meninggalkn wilx tetap tdk bisa tetapi q minta ů melepas q ã mencerai q suami q tdk ♍ãů shg q prg meninggalkn suami q ů mencari ketenangan kembali krmh ortu q n berusaha ů krj n membiayai hdp q n anak2 q, sbln kemudian suami q menyusul kami n meminta maaf kpn q n anak2 serta berjanji ů tdk melakukanx lg. Q memaafkan ttp beberapa bulan kemudian sikapx kembali spt dulu slalu suka berbohong. Q dah cape dgn sikap2x skr q mati rasa terhadapx tetapi q ms bersamax demi anak2 kami. Q cmn minta saran apa q hrs trus spt ini slalu mengalah dgn keadaan ini ů anak2 q ã sebalikx,dan bagaimana cara yg praktis ů bs merubah sikap n tgung jwb suami thd kel?

  22. aq jg merasa gtw kok perasaanku suamiku itw jg sering boonk the ama aq apalagi masalah pemasukan,,,,lbh sayang keluarganya dr pd istrinya oh tuhan help me…….:……….????!?????!!!

  23. suamiku akan reuni sma nya setelah lebaran nnt.baru2 ini dia sdh mendapatkan no hp teman sma nya (cewek) yg dulu pernah ditaksir tp ga kesampean,seperti hasrat yg tertunda. dgn kondisi mapan seperti skrg ini,suamiku sepertinya ingin menunjukan hasratnya yg tertunda.krn suamiku sdh mencuri start dgn menghubungi temannya itu utk ketemuan & ditanggapi,ini aku ketahui lwt sms di hp suamiku. waktu aku tanya maksudnya apa minta ketemuan,suamiku malah marah & skrg hpnya di password,krn temannya berdomisili di sby,skrg suamiku seminggu sekali ke sby dgn alasan dinas dr kantor..
    ini apa artinya yaaa,bs dikategorikan selingkuh ga….?

  24. iya bu,memang cowok itu egois suka selingkuh,makanya sy g suka ama cowok,sukanya ama cewek hehehehe…..

  25. Pingback: Arti Selingkuh

  26. Suamiku selama ini termasuk lelaki ideal. Ganteng, pintar, mapan, macho dan saleh. Juga sayang keluarga dan bertanggung jawab. Namun begitu dia bekerja di sebuah perusahaan multinasional asing, dia jadi berubah. Yang paling mencolok adalah kebiasaannya beribadah. Kalau dulu dia sering mengajak kami, anak-istrinya shalat berjamaah di masjid, 5 kali sehari, setelah kerja di perusahaan itu, kami shalat berjamaah kalau di waktu-waktu tertentu saja.

    Sama seperti Bu Nanda di atas, perubahan lainnya, suamiku jadi lebih getol berolahraga dan menerapkan gaya hidup sehat-suatu hal yang tidak begitu serius dia lakukan sebelumnya, untuk memahat tubuhnya yang sebetulnya sudah ideal itu menjadi lebih berotot. bukan hanya itu saja, suamiku pun berubah jadi pria metroseksual. Rajin ke salon buat perawatan tubuh, meni-pedi-facial, dsb. dandanannya jadi necis dan trendi. parfumnya juga wangi dan bermerek, dengan pakaian dan celana yang senada.

    Dan puncaknya ketika saya memergokinya sedang asyik berduaan dengan janda cantik dan seksi dari kompleks perumahan sebelah di sebuah lapangan tenis di kompleks kami suatu pagi. memang jadwalnya main tenis tiap 2 kali seminggu tiap pagi.

    Saat aku pergoki itu, aku mengkonfrontasinya di rumah. kami sempat beradu argumen beberapa saat, sebelum akhirnya aku bersedia memaafkannya asalkan dia tak melakukannya lagi. suamiku berjanji dan tampaknya sangat menyesal telah berselingkuh (dia mengaku belum sempat bercinta dengan janda itu, meskipun aku tak begitu percaya) hingga aku percaya kepadanya saat itu.

    sayangnya janji tinggal janji. dia berselingkuh lagi 2 tahun kemudian. Aku memergokinya dia dan WILnya, bugil di ruang keluarga kami. Tampaknya mereka baru saja selesai bercinta, terlihat dari cairan birahi suamiku yang bertebaran di wajah WILnya yang cantik itu, dan tentu saja tubuh mereka berdua yang bersimbah keringat.

    Saat itulah kupaksa bercerai suamiku meskipun dia awalnya kukuh tidak mau melakukannya dengan alasan masih mencintaiku dan anak-anak. Gombal pikirku. Kalau dia mencintaiku, tidak mungkinlah dia berselingkuh lagi 2 tahun kemudian.

    Syukurlah kini aku sudah menikah lagi. Meskipun suamiku yang baru ini tidak ganteng, pintar, dan mapan, juga tidak macho seperti suamiku sebelumnya, tapi dia lebih baik dalam keimanan dan ketakwaan ketimbang Mas Heru-nama samaran suamiku sebelumnya.

  27. Sebagai mantan hidung belang, sy akui sgt bsalah. Sy sering selingkuh di belakang istri dulu. Padahal istri sy itu termasuk istri ideal. Cantik, seksi, pintar masak, hemat, lulusan S3 dari luar negeri, suka olahraga spt sy, pintar dalam mengasuh anak2. hanya saja kekurangannya 1, dia tidak suka oral n anal seks, jg tak pernah mau mencobanya. Padahal sy sgt suka dng kedua hal itu. Seks bagi sy tidak afdol kalau tdk melakukan keduanya. dulu waktu sy masih kuliah, sy mmg sdh tdk perjaka lagi. gara2 ibu kost sy yg kegatelan, krn suaminya pelaut, ngajakin sy begituan. dr situlah sy ketagihan O/A seks.

    stlh menikah, awalnya sy kira istri mau dajakin O/A seks, tapi nyatanya emoh. padahal sy suka n syg bgt sama dia. playanannya di ranjangpun oke punya, nggak kalah sama mantan TTM2 sy dulu, tmasuk ibu kost sy yg jd guru seks bg sy itu. dr situlah kami sering btengkar. puncaknya waktu teman suruh sy jemput istrinya di bandung. kebetulan sy mmg sdh dr dulu suka sama istri teman sy itu. jdlah kami selingkuh di kawasan puncak. itulah awal ptualangan nakal sy yg anehnya selalu aman slama 6 tahun lebih, hingga akhirnya sy kepergok istri sy sdg kuda-kudaan dng ABG tetangga di rumah. jujur stlh jadi duda, yg namanya godaan seks itu jauh lbh mningkat. tlebih lg kt org sy tmasuk pria yg gagah; ganteng, tinggi, tegap, padat nan atletis, dng ukuran senjata n keperkasaan di atas rata2. namun entah knp sejak sy khilangan istri sy itu, hidup sy jd tdk lg bgairah. jangankan seks bebas, seks halal dlm pnikahan saja, sy tdk minat lg. bahkan sy pernah mcoba bunuh diri bberapa kali 3 thn stlh pceraian kami…

    mlalui forum ini sy hendak sampaikan, cintailah istri anda selalu, meskipun dia tak seseksi, secantik, atau sebinal perempuan lain di luar sana. percayalah!!! sejuta kekurangan istri anda tak sebanding dengan “neraka kesepian” yang pasti akan anda alami setelah perceraian itu terjadi. melalui forum ini jg, sy sampaikan “Ambar; aku sangat berharap kamu mau memaafkanku. maukah kamu rujuk kembali denganku Sayang? Aku sangat mencintaimu. Aku bersumpah demi Tuhan tak akan pernah lagi melakukannya, jika kamu mau rujuk kembali dneganku. kalau kamu membaca pesanku ini, sayang, dan kamu mau memaafkanku, tentu kamu tahu tempat di mana kamu bisa bertemu denganku lagi…” Purnama, kekasih hatimu tercinta…

  28. kalau aku lain lagi. suamiku selingkuh dengan istri pengacaraku sendiri.

    awal mulanya, setelah menikah dengan Mas Surya, seorang pelatih kebugaran di sebuah gym terkenal, aku coba2 wiraswasta di bidang pakaian, sendal dan sepatu untuk membantu ekonomi keluargaku. ternyata usahaku itu sukses besar. semua pakaian, sendal dan sepatu disainku, ludes di pasaran. banyak yang memuji karyaku sbg karya yg orisinil dan kreatif. aku bahkan sempat meraih penghargaan sebagai salah satu usahawati berprestasi versi beberapa majalah bisnis dan lowongan kerja. sayangnya kesuksesan itu membuat banyak orang dengki kepadaku. salah satunya U, masih kerabatku sendiri. tanda sepengetahuanku, dia merusak bisnisku dengan berbagai macam hal, termasuk memfitnahku kepada para pelanggan, bahwa barang buatanku jelek-jelek kualitasnya. celakanya sebagian pelanggan penting percaya kepadanya, hingga akhirnya membuat mereka enggan memesan dariku lagi. efeknya omzet usahaku turun cukup drastis, dan aku terpaksa merumahkan sebagian karyawanku demi penghematan.

    sampai akhirnya ulah U ini ketahuan juga. tentu saja aku marah besar kpd U. tapi U yg mmg pandai berkilah, balik menuntutku. apa sebabnya aku marah2 nggak jelas bgt kepadanya? padahal nggak ada bukti bahwa penurunan jumlah pelanggan gara2 ulah dia. akhirnya kami jadi perang. U melaporkanku ke polisi dengan tudingan pencemaran nama baik. terpaksalah aku menggunakan jasa seorang pengacara gaek untuk melawannya (mengingat U ini termasuk orang kaya juga).

    nah di sinilah masalah baru muncul. saat aku ditemani Mas Surya ke sana untuk berkonsultasi, rupanya istri si pengacara itu ada hati dengan Mas Surya. maklum, suamiku ini memang sosok lelaki yang gagah dan macho. apalagi dia suka mengenakan pakaian yang cenderung ketat, membuat perempuan mana saja yang melihatnya akan naksir kepadanya.

    celakanya, Mas Surya juga suka sama Bu Ninis, istri si pengacara itu. wajar. meskipun usianya sudah tidak muda lagi, waktu itu bedanya hanya 3 tahun dari usiaku, dia 32, aku 35, tapi sosoknya sangat menarik. cantik, tinggi, sintal, dengan payudaranya yang penuh, kakinya yang indah dan pahanya yang mulus. apalagi selera berpakaiannya sama seperti suamiku, agak2 narsis, dengan pakaian yang cenderung memamerkan keindahan ragawinya. akhirnya jadi kacau. sementara aku sibuk berkonsultasi dengan sang pengacara, suamiku dan bu Ninis malah asyik PDKT dan saling tebar pesona.

    sejak saat itu, seiring semakin intensnya hubungan profesionalku dengan sang pengacara dalam menghadapi U, semakin intens juga hubungan suamiku dengan bu Ninis. apalagi keduanya sama2 hobi berolahraga, berkebun, dan memasak. puncaknya ketika kupergoki suamiku dan bu Ninis sedang asyik ‘kuda-kudaan’ tanpa sehelai benangpun menutupi tubuh mereka bedua, di dapur mewah rumah bu Ninis sendiri.

    aku begitu benci sama suamiku. bukannya dia membantuku dalam melawan kezaliman si U eh malah asyik berselingkuh dengan istri pengacaraku sendiri dibelakangku. Gilanya, si pengacara sendiri nggak ambil pusing dengan kelakuan istrinya yang memang doyan selingkuh dengan lelaki gagah.
    akhirnya setelah kasusku melawan U selesai, dng U kalah-berkat jasa pengacara sinting itu, kutuntut juga suamiku dan pasangan TTMnya di pengadilan. membuatku sukses bercerai dng suamiku sekaligus mendapat uang ganti rugi yang besar dari sang pengacara, akibat ulah istrinya yang binal. sekian.

  29. andainya aku tahu suami ku selingku apa aku mau tunggu lama2, aku terus angkat kaki, untuk apa mau menderita hati, kita ada hak mencari bahagia justeru itu tinggalkan saja suami yg selingku itu..

  30. tuhan maafkan aku, mungkin krn kesalahanku dosa yg amat besar dan aku tidak takut melakukannya sekarang aku menerima hukumannya. sebelum menikah kami sdh berzina dan beberapa kali aborsi, sebenarnya aku adalah gadis baik2 tp krn terlalu mencintai pacarku yg skrg suamiku aku mau berbuat dosa besar padahal aku tau kalo pacarku itu seorang bajingan tp aku tetap memilihnya menjadi suami dgn harapan dia akan berubah.tapi siapa aku punya kekuatan apa aku shg bisa merubahnya aku terlalu sombong seharusnya dalam memilih suami aku hrs mencari suami yg soleh taat beribadah.waktu pacaran dia selingkuh ketauan, minta maaf tetapi terus berulang ibarat penyakit kambuh kalo lagi ada kesempatan sampai sekarang di usia pernikahan kami 11 thn dan mempunyai 3 orang anak dia selingkuh dan lebih parahnya skrg dia kalo ketauan selingkuh malah marah dan bilang saya isteri yg tdk percaya dgn suami disamping memaki juga memukul tp mengapa aku masih bertahan dan tak punya keberanian utk berpisah

  31. padahal hatiku ragaku sdh babak belur Tuhan bantu aku angkat aku dari lubang gelap yg menyiksaku ini amin, aku bertahan utk anak2ku aku ingin menikah sekali seumur hidup dan mempunyai keluarga yg bahagia

  32. kalau aku lain lagi. justru akulah yang mendorong suamiku selingkuh. gimana ceritanya? bermula dari beasiswa yang didapatkan suamiku untuk kuliah ke Kanada selama 4 tahun. S2-S3. tentu saja suamiku senang banget. namun sayangnya aku nggak bisa ikut ke Kanada, karena aku malas berpisah dengan teman-teman dan keluargaku di Indonesia.

    pas pulang dari Kanada, waw… aku lihat suamiku jadi jauh berubah. bukan saja dia jadi kelihatan lebih dewasa dan lebih pintar, tapi dia juga jadi lebih gagah dan macho. tubuhnya yang dulu tinggi dan gendut, sekarang berubah total, menjadi tinggi, tegap, padat, dan berotot. rupanya di sana, suamiku berkenalan dengan olahraga binaraga karena pengaruh teman-teman bulenya. dan dia jadi jatuh cinta dengan olahraga itu karena berambisi memiliki tubuh yang ideal, sehat dan kuat.

    sayangnya suamiku juga jadi agak menyimpang dalam hal seks. selain libidonya jadi meningkat, dia jadi suka dengan oral dan anal seks. padahal bagiku dan keluarga besarku, itu termasuk hal yang menjijikan. membayangkan anda mengulum milik pasangan anda, atau milik pasangan anda memasuki saluran pembuangan anda, ihhhhh….. jijikkkkkkk……….

    gara2 itu hubunganku dengan suami menjadi hambar. kami juga jadi jarang bermesraan. pasalnya suamiku selalu memintaku untuk melakukannya setiap kami bermesraan, sedangkan aku tak pernah mau melakukannya. puncaknya ketika suatu sore, aku tetap menolak keinginannya untuk itu, suamiku jadi sangat marah. dia mengancamku, kalau dia tak mendapatkannya dariku, dia akan mencarinya dari yang lain. aku tantang saja dia, boleh, kalau itu maumu! carilah dari pasangan lain kalau menyangkut kedua hal itu.

    awalnya aku pikir suamiku hanya main2 saja dengan ancamannya itu. tapi ketika suatu sore, aku memergoki suamiku sedang asyik melakukan keduanya dengan wanita lain, aku jadi syok sendiri. mereka melakukannya di ruang keluarga kami, tanpa sehelai benangpun menutupi tubuh mereka.
    dan mereka tampak menikmati sekali perbuatan kotornya itu.

    herannya meski aku sangat marah, kesal, kecewa, dan cemburu di satu sisi, namun di sisi lain, aku akui aku menikmati perbuatan kotor suamiku dengan WILnya yang cantik dan bertubuh sintal itu. entah kenapa kalau aku melakukannya dengan suamiku, aku selalu jijik, tapi kalau melihat suamiku melakukannya dengan wanita lain, aku selalu terangsang dan bergairah.

    sejak saat itu sikap suamiku jadi berubah. dia jadi jauh lebih perhatian dan sayang kepada aku dan ketiga buah hati kami. hampir semua permintaan kami berempat, dia selalu penuhi. hanya saja, dia jarang memintaku untuk melayaninya lagi. mungkin suamiku merasa malu atau bersalah atas perselingkuhannya dengan wanita lain.

    apapun alasannya, aku membiarkannya. perselingkuhan suamiku tetap berjalan di belakangku. tanpa dia menyadari bahwa aku tahu dia berselingkuh. aku sadar, aku ikut andil dalam perselingkuhannya ini. aku tak mau dan tak akan pernah mau melakukan kedua hal itu dengan suamiku, meskipun di sisi lain jika aku bersedia mencobanya, suamiku akan tambah mencintaiku. di sisi lain, aku tak mau kehilangannya. meskipun dia tega mengkhianatiku gara2 kedua hal menjijikan itu, dia adalah ayah bagi ketiga anakku dan kemampuan finansialnya yang dahysat, sangat kubutuhkan sekali.

  33. Editan saya yang terbaru, mohon dihapus kedua masukan sebelumnya

    aku tak percaya kalau suamiku selingkuh juga akhirnya. selama 15 tahun menikah, Mas Putra adalah sosok lelaki yang kalem dan tidak banyak tingkah. Rutinitas hariannya tidak jauh-jauh dari bekerja (sebagai senior marketing di sebuah perusahaan asuransi asing di Semarang), olahraga (angkat beban, renang, sepak bola, dan tenis adalah favoritnya), belajar (dia melanjutkan pendidikan ekonominya ke tingkat master dan dokter), dan bersosialisasi dengan teman-temannya.

    suatu hari seorang kenalan dekat keluarga kami main ke rumah. di sela bincang-bincang kami, dia bilang sering melihat mas putra keluar masuk hotel di semarang dengan beberapa wanita. tentu saja aku tak percaya begitu saja dengan omongannya. itu karena selama menikah, mas putra mmg bukan sosok yg celamitan atau mata keranjang. dia sangat kalem, tenang, dan taat beribadah. namun berita itu tak urung membuatku goyah juga, hingga malamnya kuadukan itu langsung ke mas putra sendiri.
    tentu saja mas putra membantah keras tudingan itu. dia akui dia sering datang ke hotel itu bersama beberapa kolega wanitanya tapi mereka ke sana murni untuk urusan bisnis perusahaan. bahkan mas putra menantangku jika aku tak percaya juga kepadanya, dia akan mengenalkanku dengan kolega2 wanitanya itu, membuatku mau tak mau percaya kepadanya.

    suatu hari saat sedang membereskan meja kerjanya, tak sengaja aku menemukan tumpukan film porno dan majalah dewasa di salah satu lacinya. tentu saja aku sangat terkejut. tak biasanya mas putra menonton film2 begitu. seperti yang kukatakan tadi, mas putra adalah sosok yang taat ibadah. 5 waktu berjamaah, dhuha, tahajud, puasa senin-kamis dan alqur’an tak pernah absen dia kerjakan setiap hari. makanya begitu aku menemukan itu aku sangat syok sekali. feelingku mengatakan, jangan2 dia bener selingkuh. kalau tidak, kenapa juga dia menyimpan barang2 haram seperti ini? mana jumlahnya banyak pula? sekitar 30 DVD porno Barat dan 12 majalah playboy edisi luar negeri (yang 100% telanjang model-modelnya).

    bukan itu saja di lain hari, aku juga menemukan kondom di tas kerjanya. ini juga membuatku heran. tak biasanya dia membeli kondom, karena baginya kondom hanya mengurangi kenikmatan bercinta dengan pasangan. makanya dia jarang menggunakannya setiap kali kami bercinta.

    ketika kutanyakan kepadanya perihal film2, majalah, dan kondom itu, mas putra dengan meyakinkan beralasan bahwa itu semua milik rekan kerjanya. dia bilang rekannya menitipkan film2 dan majalah2 itu dan akan mengambilnya lagi 2 hari kemudian. mas putra benar, 2 hari kemudian kulihat tumpukan barang2 itu sudah tidak ada di tempat semula (meskipun pada akhirnya aku tahu, bahwa benda2 haram itu memang murni milik Mas Putra sendiri, dan dia tak pernah menyerahkannya kepada sang kolega, karena dia simpan di lemarinya yang terkunci rapat).

    tapi naluriku terlanjur mengatakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres di sini. pertama, dandanannya jadi lebih apik dan wangi dari sebelumnya. memang sebelumnya juga dia apik dan wangi, tapi tidak seapik dan sewangi sekarang, kedua, ketaatannya beribadah jadi berkurang. kalau dulu dia rajin dhuha, tahajud, puasa, dan baca Qur’an, dengan melakukannya tiap hari, sekarang dia jadi jarang melakukannya. sudah begitu 5 waktunya juga banyak bolongnya. dulu dia tak pernah absen 5 waktu berjamaah di masjid kalau sedang liburan, sekarang hanya waktu zhuhur, ashar dan maghrib saja dia masih suka melakukannya. itupun juga sering terlambat. namun perubahan yang lebih mencolok adalah kegemarannya berolahraga.

    kalau dulu dia hanya berolahraga 4 kali, sekarang dia tambah rutinitasnya menjadi 6 kali dalam seminggu, dengan olahraga angkat beban dan renang menjadi prioritas utama. semuanya membuktikan, apa yang kutakutkan terjadi juga akhirnya. kupergoki suamiku berselingkuh dengan wanita lain di rumahku sendiri.

    masih kuingat kejadian hari itu, di sebuah sabtu pagi. Usai tenis, mas putra tampak heran melihat kesibukanku dan anak-anak. lalu kuterangkan kepadanya bahwa aku ada acara dengan mitra bisnisku di Bandung dan akan menginap di sana bersama temanku hingga 5 hari ke depan. anak-anakku sendiri ada acara plesiran bersama sekolahnya ke luar kota dan baru akan pulang 14 hari ke depan. Bi Dedeh, pembantu setia kami, ikut menemaniku ke Bandung, untuk bantu2 urusan bisnisku di sana.

    suamiku pun setuju untuk mengantarkan kedua anak kami beserta perlengkapan liburan mereka, ke sekolah dengan mobilnya. sementara aku dan bi dedeh naik taksi ke rumah temanku sebelum kami berangkat bersama ke Bandung dengan mobil temanku itu.

    sesampainya kami di rumah temanku, kami memang tidak segera berangkat. kami sempat ngerumpi dulu selama 45 menit, sementara bi dedeh dibantu pembantu temanku sibuk mengecek barang2 yang akan kami bawa ke Bandung. saat itulah bi dedeh bilang bahwa ada lembaran brosurku yang tertinggal. aku baru sadar. aku harusnya membawa lembaran brosur itu 10 lusin, tapi yang kubawa saat ini cuma 6 lusin. karena brosur2 itu sangat penting buat mitra bisnis kami, kuputuskan untuk balik ke rumah buat ambil sisanya. kutinggalkan bi dedeh di rumah temanku, dan aku segera pulang naik taksi.

    sesampainya di rumah, kulihat mobil mas putra sudah terparkir rapi di garasi, tanda orangnya sudah pulang dari mengantarkan anak-anak ke sekolah mereka. segera kubuka pintu garasinya yang memang tidak terkunci. saat aku hendak masuk ke rumah, kulihat pintu rumah terkunci rapat, membuatku agak heran. biasanya memang pintu rumah nggak terkunci kalau salah satu dari anggota keluarga, termasuk bi dedeh, ada di rumah. tapi saat ini, bukan hanya pintu depan saja yang terkunci, tapi juga pintu samping dan pintu garasi. membuat keherananku semakin bertambah besar.

    untung saja aku bawa kunci duplikatnya jadi aku bisa masuk ke rumah melalui pintu garasi. rumah tampak sepi saat aku masuk ke dalam. mungkin mas putra sedang mandi, atau bermain-main komputer di ruang kerjanya seperti biasanya. segera saja aku pergi ke kamar untuk mengambil sisa-sisa brosur itu. tapi pemandangan yang kulihat di dalam kamar itu, sontak membuatku lemas dan nyaris pingsan.

    aku melihat suamiku sedang asyik bergelut dengan seorang wanita, tanpa sehelai busanapun menutupi tubuh telanjang keduanya. kulihat suamiku sedang asyik bercumbu dengan wanita itu sambil saling meraba dan meremas. dilihat dari tubuh mereka yang basah kuyup oleh keringat, dan betapa kacaunya seprai di kamar itu, pertanda bahwa persetubuhan itu sudah berlangsung lama. dari erangan dan rintihan erotis mereka yang saling bersahutan, dan mata mereka yang merem melek keenakan, membuatku sadar bahwa ucapan kenalan keluargaku itu benar adanya.

    aku merasa sangat marah saat itu. kemarahanku masih ditambah rasa cemburu, kecewa, gondok dan sakit hati karena dikhianati. aku tak percaya suamiku akhirnya berselingkuh juga.

    kalau melihat tingkah lakunya selama ini, rasanya aku tak akan percaya bahwa lelaki yang sedang asyik berselingkuh saat ini adalah suamiku sendiri. tapi nyatanya hari ini tepat di depan mataku, nyata-nyata itulah suamiku yang sedang menggauli wanita lain dengan liarnya. air mataku mengucur dengan derasnya. kugigit bibirku keras-keras, aku masih coba memastikan bahwa peristiwa cabul ini bohong/nggak nyata/tak benar terjadi. tapi erangan dan desahan erotis dari sepasang manusia yang semakin jelas terdengar, diiringi kerasnya suara derit ranjang, membuktikan sebaliknya.

    suamiku saat ini bukan sosoknya yang dulu lagi. seorang sosok suami yang setia, jujur, dan sayang pada istrinya. sekarang dia berubah menjadi sosok playboy ganas, pengkhianat rumah tangga, culas, pendusta dan sarat dengan gejolak hawa nafsu.

    bekas-bekas gigitan dan remasan yang tersebar di tubuh molek sang WIL, bekas-bekas cakaran dan gigitan sang WIL di punggung liatnya mas putra, di bahunya yang bidang, dan di dadanya yang berotot, pintu kamar yang terbuka cukup lebar dan terkunci, seakan-akan mereka tak takut jika aksi cabul mereka dipergoki oleh orang lain, ditambah wajah ganteng suamiku dan wajah cantik WILnya yang begitu terhanyut dalam persetubuhan liar yang mereka lakukan saat ini, membuktikan semua statemen di atas benar adanya.

    untung saja hpku berdering, kalau tidak mungkin aku akan pingsan di tempat saat itu juga. dengan menyingkir dari situ, kucoba setegar mungkin untuk menjawab telepon itu, yang ternyata dari temanku, dengan menyembunyikan suaraku yang emosional. rupanya dia mengingatkanku bahwa aku terlalu lama di rumah, dan dia bilang mereka sudah siap berangkat. kuteguhkan mentalku, kukuatkan perasaanku, dan kucoba tenangkan hatiku. kufokuskan konsentrasiku dan kupusatkan tujuanku ke rencanaku semula, untuk mengambil sisa brosur yang tersisa. masalahku dengan bangsat itu dan WILnya, bisa kuurus nanti.

    kutemukan juga sisa brosur itu. ternyata ada di atas meja makan di dapur, bukan di kamarku, seperti penjelasan bi dedeh tadi. rupanya dia lupa memasukkannya ke dalam tas perlengkapan kami tadi pagi sebelum kami berangkat. langsung saja aku bergegas dari situ.

    sempat kulihat sesaat suamiku dan WILnya yang berdarah Tionghoa, sedang asyik bercinta dalam posisi yang lain. Mereka bercinta sambil merem-melek dengan gaya doggy style, ke arah cermin besar di meja riasku. mungkin keduanya ingin mencari sensasi seksual yang lebih besar lagi dari bayangan tubuh2 indah mereka yang lengket satu sama lain di cermin itu, sebelum kutinggalkan mereka di kamar sana.

    sekeluarnya dari rumah entah kenapa hatiku menjadi tenang. meskipun saat itu hatiku hancur, memergoki perselingkuhan suamiku dengan WILnya yang cantik, bertubuh sintal dan padat, dan berdada besar, tapi suara teman-temanku, suara bi dedeh, dan terutama suara anak-anakku memberikan kekuatan tersendiri bagiku.
    akhir cerita ini, aku meminta mas putra untuk bercerai, dan dia mengabulkannya. kamipun bercerai baik-baik. mungkin dia sudah tahu, ada wanita lain di antara kami ini, dan aku mengetahuinya.

    nasibku bertambah cerah, dengan bisnisku bertambah besar. begitu pula dengan mas putra, karirnya semakin cerah dan berkat kerja kerasnya, dia berhasil menjadi manager marketing di kantornya.

    di sisi lain aku dengar dia menjadi playboy sejati. pacarnya banyak, datang dan pergi ke dalam kehidupannya. kudengar dia juga sering kumpul kebo dengan mereka. namun aku tak peduli. yang terpenting bagiku ini adalah masa depan anak-anakku. aku bersumpah akan mendidik anak-anakku agar tak mengikuti jejak ayahnya, menjadi pezina tulen, justru di saat karir dan keuangan lelaki itu sedang bagus-bagusnya.

  34. Aku tahu suamiku tukang selingku dan bukan 1 wanita jadikan perselingkuhannya tapi bodohnya apapun alasannya, aku membiarkannya. perselingkuhan suamiku tetap berjalan di belakangku. tanpa dia menyadari bahwa aku tahu dia berselingkuh. aku sadar, aku ikut andil dalam perselingkuhannya ini. aku tak mau dan tak akan pernah mau melakukan kedua hal itu dengan suamiku, meskipun di sisi lain jika aku bersedia mencobanya, suamiku akan tambah mencintaiku. di sisi lain, aku tak mau kehilangannya. meskipun dia tega mengkhianatiku gara2 hal menjijikan itu, dia adalah ayah bagi kedua anakku dan kemampuan finansialnya yang sangat kubutuhkan sekali.

    apa balasannya setelah aku biarkan, aku berharap dengan aku diam meski ku tahu dan dia juga tahu aku tahu dia bisa bersikap baik terhadap aku ternyata itu tak kudapatkan.

  35. Perselingkuhan suamiku dimulai pas liburan sekolah anak-anak kami. saat itu kami berlibur ke kota Malang. Kami menginap di sana selama sebulan lamanya sampai liburan anak-anak hanya tinggal 1 minggu lagi.

    Kami berlibur dengan menyewa sebuah villa dari penduduk setempat. Awalnya suamiku tidak setuju dengan ideku untuk berlibur dengan menyewa rumah penduduk setempat. Alasanku selain harganya lebih murah dari pada tinggal di hotel, pemandangan di sekitarnya juga sangat indah. Pemandangan kebun apel yang diselingi kebun-kebun yang menghijau dekat sebuah aliran sungai yang jernih airnya. Benar-benar suasana desa yang nyaman dan menyenangkan.
    Tapi saat kami berkenalan dengan keluarga Pak Tsur, pemilik villa ayng disewakan itu, suamiku entah mengapa jadi berubah pikiran. Dia menyetujui pilihanku 100% dengan menginap di situ. Bahkan dialah yang paling bersemangat untuk menginap di situ. Belakangan aku tahu, ternyata gara2 istri Pak Tsurlah yang membuat suamiku setuju menyewa villa itu.

    Istri Pak Tsur itu memang cantik. Sudah begitu bodinya bagus, sintal dan padat. Kentara sekali dia pintar menjaga bentuk bodinya. Sama sekali nggak kelihatan kalau wanita berusia 34 tahun itu (aku 38, suamiku 42), ternyata sudah punya 4 anak yang masih kecil-kecil dari suaminya. Bentuk tubuhnya nggak kalah dengan bentuk tubuh kembang-kembang desa yang masih perawan.

    Kecantikan bu Tsur masih ditambah dengan kulitnya yang putih bersih dan mulus. Sudah begitu dadanya begitu besar dan montok. Bagian bawah tubuhnya juga memikat. Pinggulnya bundar, pinggangnya ramping, dan pantatnya montok. Terakhir kecantikannya ditutup dengan paha yang mulus dan kaki yang kencang. Sungguh tipe wanita yang membuat wanita lainnya iri, sekaligus banyak lelaki terpikat.

    Celakanya suamiku adalah salah satunya. Meskipun dia bukan tipe lelaki yang celamitan atau playboy di perkawinan kami selama ini, tapi begitu melihat istri Pak Tsur itu, lelaki itu langsung terpesona. Buktinya dia langsung setuju dengan rencanaku untuk menyewa rumah kedua Pak Tsur selama liburan. Bagi Mas Hendra, istri Pak Tsur itu adalah tipe wanita impiannya selama ini. Cantik, sintal, padat, dan menggairahkan, dengan ukuran payudara yang fantastis. Beda jauh denganku yang bentuk tubuhku standar-standar saja, karena aku bukan tipe wanita yang pandai merawat diri, meskipun status social dan pendidikanku mentereng.

    Tanpa sepengetahuanku, mulailah suamiku PDKT dengan istri petani apel itu. Dia mulai merepotkan dirinya dengan membantu wanita itu mengerjakan pekerjaan rumah tangganya. Tentu saja sambil tebar pesona kepadanya. Usaha suamiku untuk PDKT dengannya pun berbuah manis. Istri Pak Tsur menanggapi PDKT suamiku dengan antusias. Tentu saja suamiku senang banget melihat PDKTnya ditanggapi. Hubungan keduanya pun semakin dekat dan akrab.

    Puncaknya ketika kami mau jalan-jalan/touring melihat-lihat kebun apel milik penduduk desa di suatu pagi. Dengan alasan yang menyakinkan, suamiku menolak ajakanku dan anak-anak untuk menemani kami touring bersama. Dia mau pergi ke kota untuk membetulkan mobilnya di bengkel.

    Ya sebelumnya, mesin mobilnya memang bermasalah, sewaktu kami jalan-jalan keliling-keliling Malang 3 hari sebelumnya. Ibu Tsur sendiri tidak ikut bersama kami, karena dia mau pergi ke pasar buat makan siang dan malam kami semua. Jadilah kami, aku dan ketiga anakku, bersama Pak Tsur dan keempat anaknya, meninggalkan suamiku yang sedang bersiap-siap untuk mengantarkan Ibu Tsur belanja, sekaligus memeriksakan mobilnya ke bengkel.

    Saat kami sedang asyik-asyiknya menikmati pemandangan indah di perkebunan apel milik warga setempat, tiba-tiba Syifa, anakku yang bungsu mengeluh perutnya mulas. Dia kebelet ingin buang hajat. Kukatakan kepada Syifa untuk menahannya karena kami memang jauh dari mana-mana. Tidak ada rumah penduduk terdekat untuk tempat menumpang toilet. Akhirnya dengan perasaan terpaksa kami membiarkan Syifa buang hajat di salah satu sudut perkebunan itu, karena untuk pulang juga tidak mungkin, karena jaraknya yang jauh dari rumah Pak Tsur.

    Celakanya karena anak itu ceroboh saat buang hajat, pakaiannya jadi belepotan dengan kotorannya sendiri. Hebohlah kami semua, terutama Syifa sendiri. Setelah berunding singkat, disepakatilah aku pulang dengan mengajak Syifa untuk membereskan kekacauan kecil itu. Kutitipkan Zidan dan Usman dengan Pak Tsur bersama keempat anaknya di sana, sementara aku pulang buat membersihkan Syifa.

    Sesampainya di rumah, mobil suamiku memang sudah tidak ada. Berarti benar, dia pergi ke kota sambil mengantarkan istri Pak Tsur itu ke pasar. Tapi sebuah motor Tiger yang terparkir di halaman rumah Pak Tsur membuatku bertanya-tanya. Motor siapakah ini? Kenapa ada di sini? Apakah ada tamu di dalam, sementara tuan rumahnya sedang tidak ada di rumah?

    Yang lebih mengherankan lagi, semua pintu rumahnya tampak terkunci rapat, Mulai dari pintu depan, pintu dapur, hingga pintu garasinya. Jendela-jendelanya juga setali 3 uang dengan pintunya, tertutup rapat, kecuali jendela dapurnya. Untung saja Pak Tsur sudah memberiku kunci tadi kalau tidak, mungkin kami akan serba salah di sini. Kamipun masuk ke dalam rumah melalui dapurnya. Tas-tas belanjaan Bu Tsur tampak disimpan rapi di samping peralatan masaknya, pertanda empunya rumah sudah selesai berbelanja. Tapi suasana rumahnya yang sepi, membuatku menduga orangnya sedang keluar sebentar.

    Segera kuantarkan Syifa ke kamar mandi untuk segera cebok dan bebersih. Setelah itu, kusuruh Syifa tetap di kamar mandi, sementara aku pergi ke kamar untuk mengambilkan pakaian gantinya. Di sinilah akhirnya aku bisa memergoki keculasan suamiku dan bu Tsur. Kulihat Bu Tsur dan suamiku sedang asyik bergumul bugil di kamar tidurnya pak Tsur. Mereka sedang asyik melakukan posisi 69, dengan Bu Tsur di atas dan suamiku di bawah. Tentu saja aku syok berat melihatnya.

    Aku tak menyangka sedikitpun suamiku tega mengkhianati aku, justru di saat kami sedang senang2nya berlibur bersama. Benar-benar terkutuk lelaki itu. Sengaja menghindar untuk touring bersama demi sebuah dada montok dan kue apem wanita binal bin murahan macam bu Tsur ini. Aku juga benci dengan bu Tsur. Kurang apa coba pak Tsur. Orangnya baik, sopan, lembut, humoris, perhatian dan tanggung jawab. Sudah begitu mapan secara ekonomi.

    Kudengar dari orang2, pak Tsurlah petani apel sekaligus usahawan tersukses di kampung ini. Meskipun kebun apelnya tidak luas, tapi hasil kebunnya adalah yang terbaik dan terbanyak. Sudah begitu dia menguasai jalur perdagangan apel di desa ini. Terhadap suami seperti itu, bu Tsur tega mengkhianatinya? Sungguh keterlaluan!!!

    Kuakui pak Tsur memang tidak segagah dan setampan suamiku, tubuhnya juga tidak seideal mas Hendra, yang memang sterk mirip model fitness luar negeri, Matus Valent. Dan mungkin juga ‘senjata’nya pak Tsur tidak berukuran king size seperti milik suamiku, yang saat ini asyik bu Tsur lumat dan sedot2. Meskipun begitu, tetap saja wanita itu tidak layak mengkhianati suaminya sendiri dengan bercinta dengan suamiku.

    Awalnya kemarahan dan kekesalan mendorongku untuk melabrak kedua pasangan bejad itu, namun aku memikirkan anak2ku. Kubatalkan niatku untuk melabrak mereka, karena aku tidak mau merusak liburan anak2ku dengan bertengkar dengan ayah mereka yang culas dan mesum itu. Akhirnya kuputuskan untuk menyingkir dari tempat itu, meskipun hati ini mendidih oleh rasa amarah, jijik, mual, cemburu dan sakit hati dikhianati olehnya.

    Sebelum kutinggalkan pasangan laknat itu, sempat kulihat suamiku dan bu Tsur bercinta dalam posisi yang lain. Mereka kini bercinta dengan gaya misionaris 2, dengan ibu Tsur duduk di atas selangkangan suamiku, asyik menungganginya. Kedua tangan berotot mas Hendra sibuk meremasi payudara ibu Tsur-payudara yang ukuran dan bentuknya jelas membuatku iri-membuat dia sangat keenakan. Sementara erangan erotis keduanya terdengar semakin keras, menyusul semakin liarnya mereka bercinta.
    Segera kuambilkan baju ganti Syifa yang ada di kamar dan bergegas ke kamar mandi, menemui Syifa di sana. Lalu segera kami kembali ke perkebunan meskipun hati dan pikiranku masih mendidih akibat dipengaruhi bayangan adegan cabul suamiku dengan ibu Tsur tadi.

    Sekembalinya dari jalan-jalan 2 jam kemudian, aku lihat bu Tsur sedang sibuk di dapur, sementara suamiku sendiri tidak ada di tempat. Rupanya dia sedang mengecek mobilnya yang dia titipkan di bengkel. Sekembalinya dari sana, suamiku tampak menyambut kami dengan hangat. Dalam hati, aku memuji sandiwaranya. Bisa2nya dia sok akrab teradap kami padahal tadi siang dia sudah mengkhianati kami semua, bercinta dengan istri orang. Tapi aku menganggap biasa2 aja sambutan suamiku, meskipun hatiku sangat perih kalau mengingat keculasannya tadi siang.

    Edannya malamnya saat semua sudah terlelap, aku pergoki suamiku melakukannya lagi dengan ibu Tsur. Mereka asyik bercinta di kamar belakang rumah itu. Mereka bercinta dalam berbagai posisi selama lebih dari sejam, ditutup dengan orgasme yang hampir bersamaan. Ibu tsur orgasme duluan, disusul suamiku semenit kemudian. Namun herannya kalau tadi siang aku merasa sangat kesal, marah dan cemburu melihat aksi cabul keduanya, sekarang aku justru menikmati adegan itu. Apalagi saat aku melihat ekspresi suamiku ketika dia menyemburkan cairan birahinya ke wajah dan dada istri petani apel itu. Mas Hendra tampak jantan dan seksi sekali saat itu.

    Apapun itu, semuanya berakhir bahagia. Sejak saat itu, aku jadi lebih giat lagi berolahraga, karena aku tak ingin suamiku berpaling ke perempuan lain, hanya gara2 tubuh yang tidak seksi, dan mengikuti gurah kemaluan seperti yang banyak diiklankan di media2 massa. Selain itu aku juga belajar teknik2 bercinta yang baru, bahkan aku mulai belajar fellatio dan cunnilingus demi menyenangkan dan memuaskan hasrat suamiku.

    Hasilnya nyata. Suamiku tampak sangat senang melihat perubahanku ini; tubuh yang mulai sintal dan ramping, kemaluan yang semakin terawat, dan terutama kerelaanku untuk melakukan fellatio dan cunnilingus setiap kali kami bercinta. Suatu hal yang paling aku benci sebelumnya. Hubungan kami menjadi semakin mesra dan dia juga tidak pernah lagi berusaha berselingkuh karena semuanya sudah dia dapatkan dariku.

    Yang pasti aku tidak mau menyerahkan lelaki semacho, semapan, dan seperkasa mas Hendra ke pelukan wanita lain. Aku sadar suamiku itu termasuk barang langka. Banyak wanita yang rela mengorbankan apa saja demi mendapatkan lelaki seperti dirinya. Aku juga sadar kini, kalau suami kita, sesaleh dan seideal apapun, pasti akan berselingkuh juga. Apalagi kalau anda gagal merawat keindahan tubuh anda, enggan merawat organ kewanitaan anda, dan terutama tidak mau berinisiatif melakukan teknik2 bercinta yang baru.

    Salam

  36. Awal perselingkuhanku dimulai dengan ketidaksengajaan. Waktu itu aku pulang kantor lebih awal, karena aku merasa tidak enak badan. Sesampainya di rumah, aku mencari-cari istriku. Aku ingin dia memijatku, dengan harapan mudah-mudahan sakitnya agak berkurang.

    Nyatanya di rumah hanya ada ibu mertuaku. Namanya Susi, dia adalah istri ketiga ayah mertuaku. Usianya denganku hanya beda 10 tahun. Aku 35, dia 45 tahun. Orangnya cantik dengan bentuk tubuh yang aduhai. Tinggi-bedanya sekitar 7 cm dariku yang 182 cm, sintal, dan padat, karena memang orangnya disiplin dalam berolahraga. Susi ini memang suka main ke rumahku karena dia kepincut dengan buah hatiku yang baru saja lahir 2 tahun yang lalu, Adam.

    Perlu pembaca ketahui, anakku sudah 3, yang pertama lahir ketika usiaku 26, yang kedua lahir ketika usiaku 29, dan yang ketiga ini lahir ketika usiaku 33 tahun. Aku sendiri menikah dengan istriku di usia 25, sedangkan istriku 20 tahun.

    Ketika dia tahu aku agak demam dan ingin dipijit, dia menawariku untuk memijitiku. Awalnya aku menolak, karena aku tak mau merepotkannya, tapi dia memaksa. Jadilah aku dipijat olehnya. Nah di sinilah awal kejadian itu. Karena aku biasa dipijat nyaris telanjang, tanpa sungkan-sungkan kubuka baju, celana, dan kaus dalam, hingga hanya menyisakan celana boxerku. Lalu mulailah dia memijatku.

    Kuakui pijatannya memang enak. Ibu mertuaku ini tampaknya berbakat memijat juga selain masakannya yang memang enak. Namun lama-lama kurasakan tangannya mulai nakal. Dia tak hanya sekedar memijat, tapi mulai membuat gerakan meremas dan mencakar, membuatku kegelian. Tangannya mulai bergerak menelusuri bagian tubuhku yang peka rangsangan birahi, membuat darahku memanas. Saat aku protes, tindakannya malah menjadi-jadi. Bahkan salah satu tangannya mulai bergerak ke arah milikku, sedangkan yang satunya lagi meremas-remas bokongku dari balik celana boxerku.

    Ketika aku protes dengan memalingkan tubuhku ke arahnya, aku langsung terperanjat. Kulihat dia sudah bugil. Entah kapan dia mencopot gaun sekaligus pakaian dalamnya, aku tidak tahu.

    Jakunku turun-naik melihat tubuh telanjangnya. Sungguh dia memiliki tubuh yang indah. Meskipun usianya sudah 45 tahun, tapi bentuk tubuhnya tidak kalah dengan tubuh para wanita yang lebih muda darinya. Benar-benar spektakuler. Terutama ukuran payudaranya yang ranum itu. Besar, montok, dan sekal, tidak seperti payudara para wanita seusianya yang cenderung turun. Tampaknya ketekunannya berolahraga, telah menunjukkan hasilnya yang memuaskan.
    Ibu mertuaku tersenyum nakal melihat keterpesonaanku, lalu segera beraksi. Dia langsung mencium bibirku, sedangkan tangannya mulai bergerilya di tubuhku yang atletis, membuat gerakan meraba dan meremas-remas. Tangannya yang halus itu juga bergerak cepat, melucuti celana boxerku hingga aku bugil, tanpa aku sempat mencegahnya. Awalnya aku hendak protes, tapi begitu bibir kami bersentuhan, hilang sudah akal sehatku.

    Sore itu selama sejam lebih, kami asyik bergelut. Berlomba-lomba saling memberikan kepuasan dan kenikmatan. Entah sudah berapa kali kami bercinta berganti posisi. Entah sudah berapa kali juga kami meraih orgasme secara bersamaan. Akhirnya kami meraih ejakulasi dengan Susi keluar duluan, disusul diriku 5 menit kemudian.

    Sejak saat itu, aku ketagihan berselingkuh dengan Susi. Kami memiliki banyak kesamaan; 1. Kami mempunyai teknik bercinta yang inovatif dan kreatif, 2. Kami mempunyai tubuh yang ideal dan seksi, 3. Kami penggemar berat FL dan CL. Bagi kami seks tanpa keduanya bagaikan sayur tanpa garam. Beda dengan istriku yang sangat jijik dengan keduanya, 4. Aku mempunyai senjata yang king size, sedangkan miliknya bagiku adalah ‘lubang ternikmat di dunia’, 5. Aku terbius dengan kebinalannya di ranjang dan dia tergiur dengan keperkasaanku dalam bercinta.

    Sayangnya hubungan gelap kami hanya berjalan singkat, hanya 4 bulan. Gara-gara kecerobohan kami dalam bercinta di suatu sore, ( sore hari memang waktu favorit kami untuk bercinta selain malam hari, karena keleluasaannya ) aksi selingkuh kami ketahuan oleh adik iparku. Waktu itu aku dan Susi sedang asyik melakukan posisi 69, namun pintu kamar lupa kami kunci. Idham adik Rina istriku, yang baru pulang latihan bola, memergoki kami berdua. Besoknya dia laporan ke istriku dan pembaca bisa menebak hasilnya.

    Akhir kata aku bercerai dengan istriku, sedangkan Susi diceraikan oleh ayah mertuaku. Aku diusir oleh keluarga besar mertuaku, dan hampir saja kena bacok oleh ayah mertuaku, gara-gara meniduri istrinya. Untungnya aku pernah menyandang sabuk hitam karate, hingga aku bisa terhindar dari serangan mautnya.

    Sejak bercerai, aku dan Susi sudah tak pernah berhubungan lagi. Dia pergi entah ke mana, dan tidak pernah sekalipun menghubungiku. Aku sendiri tidak lagi peduli. Aku menikmati hidupku, peranku sebagai seorang ayah, pekerjaanku, pergaulanku, hobi-hobiku, dan tentu saja para perempuan cantik, sintal, dan binal, keluar-masuk dari kehidupanku.

    SEKIAN

  37. knapa ya kok bnyak bgt cerita ttg suami selingkuh? apkh ga ada kejujuran lg??
    aq pengen curhat. aq ga serumah dg suamiq, suamiq tgs d luar provinsi, sdgkan aq tgs d provinsi lainnya, ktika aq ambil cuti tuk menjenguk suamiq,aq menemukan sms2 keluar n sms2 masuk dr log hp suamiq untuk seorang wanita, ketika aq pengen tau isi sms2 itu, smuanya udah dihapus, ktika kutanya dia bilang hanya bicara ttg pekerjaan,d daftar log jg ada daftar telfonan mreka tengah mlm durasi 21 menit, ktika kutanya suamiq jg bilang mmbicarakan pkrjaan, hatiq merasa ada yg tdk beres, aq agak curiga tp aq ga punya cukup bukti, mlh ujung2nya klo kutanya aq yg malah dimarah. klo suamiq dr plg menjengukku n kmbali lg k tmpt tgsnya dia slalu mampir k rmh tmn wanitanya itu (suami wanita itu tgs d luar kota jg), aq protes dg sikapnya itu, tp dia slalu marah pdq, dia bilang dia ngobrol dg mertua tmn wanitanya itu (krn mertuanya tinggal d rmh tmnnya itu). aq pengen saran dr tmn2 krn aq udah pusing n mumet, ap hal ini msh d tahap wajar? apakh aq yg trlalu cemburuan? apa yg harus aq lakukan? aq skr lg bnr2 butuh bantuan, terima kasih.

  38. Sebenarnya ini adalah aib pribadiku, tapi nggak apa2lah aku ceritakan kepada pembaca semuanya.

    aku menikahi fatima di usia 25 tahun. dia sendiri 20 tahun. kami kuliah di fakultas yang sama, fakultas ilmu ekonomi di sebuah PTN ternama di Malaysia, hanya saja beda stratanya. aku kuliah S2 waktu itu dan Fatima baru menginjak tahun kedua kuliahnya di sana. bedanya aku kuliah di sana karena beasiswa, fatima biaya sendiri (karena dia anak orang kaya).

    aku naksir Fatima bukan karena kekayaan dan kecantikannya, melainkan karena orangnya baik hati, rendah hati dan murah hati. meskipun ayahnya kaya raya-seorang pengusaha sukses ala Makassar, tapi dia nggak sombong dan pelit. selain itu otaknya juga cerdas dan tubuhnya juga oke punya, tanda orangnya hobi berolahraga.

    cintaku kepada Fatima tak bertepuk sebelah tangan, karena dia juga suka denganku, yang katanya jauh berbeda dengan pemuda2 saat ini dalam hal karakter. jadilah kami menikah, meskipun perbedaan status kami sangat mencolok. anak seorang keluarga konglomerat dengan anak keluarga dosen sederhana dengan seorang guru SMA swasta di Bandung.

    sayangnya pas usia perkawinan kami menjelang 7 tahun, ayahnya meninggal dunia. jadilah Fatima yatim-piatu. memang waktu kami menikah dulu, ibu kandung Fatima telah wafat, sedangkan Fatima masih berusia 10 tahun saat itu. 5 tahun kemudian, ayahnya menikah lagi dengan wanita lain yang usiaya hanya terpaut 12 tahun di atas usia Fatima.

    Pak Haji Abdullah-mendiang ayah mertuaku, menikahi Susan ketika beliau berumur 41 tahun. bedanya sama sang istri, sekitar 14 tahun. cukup jauh jika dibandingkan beda usianya dengan mendiang istrinya, Hj Laila Wahidah, sekitar 6 tahun/30 tahun saat mendiang ibu mertuaku wafat.

    adapun alasan Pak Haji sendiri kenapa beliau menikahi Susan, yang usianya cukup jauh darinya adalah karena beliau ingin ada yang memperhatikan anak2nya kalau beliau wafat nantinya. makanya beliau menikahi Susan, mantan sekretaris istrinya (mendiang Hj Laila juga seorang wanita pengusaha yang sukses) yang memang cukup dekat hubungannya dengan ketiga anak almarhum.

    hubungan Susan dan ketiga anak Pak Haji juga mulus, Fatima, Hasan, dan Ismail. Susan memang menyayangi mereka bagaikan seorang kakak kepada adik-adiknya, sehingga ketika dia menjadi ibu tiri, dia bisa memasuki kehidupan anak2 mendiang suaminya dengan sukses. dalam arti, tak ada gejolak yang berarti dalam hubungannya dengan ketiga anak tirinya itu, seperti yang kita sering dengar dari cerita2 di luar sana.

    sebagai janda dari seorang pengusaha kaya, tentu saja Susan hidup bergelimang harta. meskipun begitu, aku salut kepadanya, karena dia mampu mengelola kekayaan suaminya dengan baik dan benar. berkat tangan dingin dan profesionalitasnya, perusahaan suaminya menjadi tambah besar dan maju. visi dan misinya jelas, terukur dan konsisten. tak percuma dia menjadi karyawati kesayangan almh ibu mertuaku selama ini.

    karena orangnya visioner itulah, Susan menyekolahkan anak2 tirinya hingga ke jenjang yang lebih tinggi di univeristas/sekolah2 ternama di LN. Fatima kuliah di Malaysia, sedangkan Hasan dan Ismail sekolah di Australia. aku sendiri dipercaya oleh Susan sebagai tangan kanannya di perusahaan. dan hubungan kami sangat profesional di kantor. hingga datanglah peristiwa itu.

    tanpa sepengetahuanku sebenarnya Susan sudah lama naksir padaku. Sejak diperkenalkan Fatima untuk pertama kalinya, dia sudah terpesona denganku, yang menurutnya tipe lelaki idealnya. selain otakku yang cerdas, kepiawaianku dalam berorganisasi, dan insting bisnisku yang akurat, dia juga menyukai sosokku sebagai lelaki yang menurutnya macho.

    meksipun aku tidak ganteng atau tampan, tapi aku memiliki postur tubuh yang sangat ideal untuk ukuran pemuda seumuranku, tinggi, tegap, padat dan atletis. Hasil kegemaranku selama ini menekuni olahraga bela diri, renang, basket, sepak bola sejak kecil, selain tentunya olahraga binaraga yang baru kutekuni 12 tahun lalu, sejak aku kuliah S1 di Indonesia-aku memang sempat bekerja sebagai pelatih kebugaran dan bela diri untuk membiayai kuliahku dulu. raut wajahku yang keras dan tegas, menambah aura kemaskulinanku semakin kentara.

    hubungan haramku dengan Susan dimulai sore itu. seperti biasa, saat kantor menunjukkan waktu jam 5 sore, para karyawan/i sudah mulai bersiap-siap untuk pulang. tak terkecuali aku. aku sendiri sudah mulai membayangkan seperangkat barbel dan dumbel di benakku, suatu aktifitas rutinku selama ini setiap pulang kerja, berolahraga angkat beban di gym favoritku dekat kantor. (bersambung)

  39. EDIT YANG LALU…

    Sebenarnya ini adalah aib pribadiku, tapi nggak apa2lah aku ceritakan kepada pembaca semuanya. mudah2an ada hikmahnya…

    aku menikahi fatima di usia 25 tahun. dia sendiri 20 tahun. kami kuliah di fakultas yang sama, fakultas ilmu ekonomi di sebuah PTN ternama di Malaysia, hanya saja beda stratanya. aku kuliah S2 waktu itu dan Fatima baru menginjak tahun kedua kuliahnya di sana. bedanya aku kuliah di sana karena beasiswa, fatima biaya sendiri (karena dia anak orang kaya).

    aku naksir Fatima bukan karena kekayaan dan kecantikannya, melainkan karena orangnya baik hati, rendah hati dan murah hati. meskipun ayahnya kaya raya-seorang pengusaha sukses ala Makassar, tapi dia nggak sombong dan pelit. selain itu otaknya juga cerdas dan tubuhnya juga oke punya, tanda orangnya hobi berolahraga.

    cintaku kepada Fatima tak bertepuk sebelah tangan, karena dia juga suka denganku, yang katanya jauh berbeda dengan pemuda2 saat ini dalam hal karakter. jadilah kami menikah, meskipun perbedaan status kami sangat mencolok. anak seorang keluarga konglomerat dengan anak keluarga dosen sederhana dengan seorang guru SMA swasta di Bandung.

    sayangnya pas usia perkawinan kami menjelang 7 tahun, ayahnya meninggal dunia. jadilah Fatima yatim-piatu. memang waktu kami menikah dulu, ibu kandung Fatima telah wafat, sedangkan Fatima masih berusia 10 tahun saat itu. 5 tahun kemudian, ayahnya menikah lagi dengan wanita lain yang usiaya hanya terpaut 12 tahun di atas usia Fatima.

    Pak Haji Abdullah-mendiang ayah mertuaku, menikahi Susan ketika beliau berumur 41 tahun. bedanya sama sang istri, sekitar 14 tahun. cukup jauh jika dibandingkan beda usianya dengan mendiang istrinya, Hj Laila Wahidah, sekitar 6 tahun/30 tahun saat mendiang ibu mertuaku wafat.

    adapun alasan Pak Haji sendiri kenapa beliau menikahi Susan, yang usianya cukup jauh darinya adalah karena beliau ingin ada yang memperhatikan anak2nya kalau beliau wafat nantinya. makanya beliau menikahi Susan, mantan sekretaris istrinya (mendiang Hj Laila juga seorang wanita pengusaha yang sukses) yang memang cukup dekat hubungannya dengan ketiga anak almarhum.

    hubungan Susan dan ketiga anak Pak Haji juga mulus, Fatima, Hasan, dan Ismail. Susan memang menyayangi mereka bagaikan seorang kakak kepada adik-adiknya, sehingga ketika dia menjadi ibu tiri, dia bisa memasuki kehidupan anak2 mendiang suaminya dengan sukses. dalam arti, tak ada gejolak yang berarti dalam hubungannya dengan ketiga anak tirinya itu, seperti yang kita sering dengar dari cerita2 di luar sana.

    sebagai janda dari seorang pengusaha kaya, tentu saja Susan hidup bergelimang harta. meskipun begitu, aku salut kepadanya, karena dia mampu mengelola kekayaan suaminya dengan baik dan benar. berkat tangan dingin dan profesionalitasnya, perusahaan suaminya menjadi tambah besar dan maju. visi dan misinya jelas, terukur dan konsisten. tak percuma dia menjadi karyawati kesayangan almh ibu mertuaku selama ini.

    karena orangnya visioner itulah, Susan menyekolahkan anak2 tirinya hingga ke jenjang yang lebih tinggi di univeristas/sekolah2 ternama di LN. Fatima kuliah di Malaysia, sedangkan Hasan dan Ismail sekolah di Australia. aku sendiri dipercaya oleh Susan sebagai tangan kanannya di perusahaan. dan hubungan kami sangat profesional di kantor. hingga datanglah peristiwa itu.

    tanpa sepengetahuanku sebenarnya Susan sudah lama naksir padaku. Sejak diperkenalkan Fatima untuk pertama kalinya, dia sudah terpesona denganku, yang menurutnya tipe lelaki idealnya. selain otakku yang cerdas, kepiawaianku dalam berorganisasi, dan insting bisnisku yang akurat, dia juga menyukai sosokku sebagai lelaki yang menurutnya macho.

    meksipun aku tidak ganteng atau tampan, tapi aku memiliki postur tubuh yang sangat ideal untuk ukuran pemuda seumuranku, 25 tahun, tinggi, tegap, padat dan atletis. Hasil kegemaranku selama ini menekuni olahraga bela diri, renang, basket, sepak bola sejak kecil, selain tentunya olahraga binaraga yang baru kutekuni 12 tahun lalu, sejak aku kuliah S1 di Indonesia-aku memang sempat bekerja sebagai pelatih kebugaran dan bela diri untuk membiayai kuliahku dulu. raut wajahku yang keras dan tegas, menambah aura kemaskulinanku semakin kentara.

    hubungan haramku dengan Susan dimulai sore itu. seperti biasa, saat kantor menunjukkan waktu jam 5 sore, para karyawan/i sudah mulai bersiap-siap untuk pulang. tak terkecuali aku. aku sendiri sudah mulai membayangkan seperangkat barbel dan dumbel di benakku, suatu aktifitas rutinku selama ini setiap pulang kerja, berolahraga angkat beban di gym favoritku dekat kantor. (bersambung)

  40. EDIT YANG LALU…

    Sebenarnya ini adalah aib pribadiku, tapi nggak apa2lah aku ceritakan kepada pembaca semuanya. mudah2an ada hikmahnya…

    aku menikahi fatima di usia 25 tahun. dia sendiri 20 tahun. kami kuliah di fakultas yang sama, fakultas ilmu ekonomi di sebuah PTN ternama di Malaysia, hanya saja beda stratanya. aku kuliah S2 waktu itu dan Fatima baru menginjak tahun kedua kuliahnya di sana. bedanya aku kuliah di sana karena beasiswa, fatima biaya sendiri (karena dia anak orang kaya).

    aku naksir Fatima bukan karena kekayaan dan kecantikannya, melainkan karena orangnya baik hati, rendah hati dan murah hati. meskipun ayahnya kaya raya-seorang pengusaha sukses ala Makassar, tapi dia nggak sombong dan pelit. selain itu otaknya juga cerdas dan tubuhnya juga oke punya, tanda orangnya hobi berolahraga.

    cintaku kepada Fatima tak bertepuk sebelah tangan, karena dia juga suka denganku, yang katanya jauh berbeda dengan pemuda2 saat ini dalam hal karakter. jadilah kami menikah, meskipun perbedaan status kami sangat mencolok. anak seorang keluarga konglomerat dengan anak keluarga dosen sederhana dengan seorang guru SMA swasta di Bandung.

    sayangnya pas usia perkawinan kami menjelang 7 tahun, ayahnya meninggal dunia. jadilah Fatima yatim-piatu. memang waktu kami menikah dulu, ibu kandung Fatima telah wafat, sedangkan Fatima masih berusia 10 tahun saat itu. 5 tahun kemudian, ayahnya menikah lagi dengan wanita lain yang usiaya hanya terpaut 12 tahun di atas usia Fatima.

    Pak Haji Abdullah-mendiang ayah mertuaku, menikahi Susan ketika beliau berumur 41 tahun. bedanya sama sang istri, sekitar 14 tahun. cukup jauh jika dibandingkan beda usianya dengan mendiang istrinya, Hj Laila Wahidah, sekitar 6 tahun/30 tahun saat mendiang ibu mertuaku wafat.

    adapun alasan Pak Haji sendiri kenapa beliau menikahi Susan, yang usianya cukup jauh darinya adalah karena beliau ingin ada yang memperhatikan anak2nya kalau beliau wafat nantinya. makanya beliau menikahi Susan, mantan sekretaris istrinya (mendiang Hj Laila juga seorang wanita pengusaha yang sukses) yang memang cukup dekat hubungannya dengan ketiga anak almarhum.

    hubungan Susan dan ketiga anak Pak Haji juga mulus, Fatima, Hasan, dan Ismail. Susan memang menyayangi mereka bagaikan seorang kakak kepada adik-adiknya, sehingga ketika dia menjadi ibu tiri, dia bisa memasuki kehidupan anak2 mendiang suaminya dengan sukses. dalam arti, tak ada gejolak yang berarti dalam hubungannya dengan ketiga anak tirinya itu, seperti yang kita sering dengar dari cerita2 di luar sana.

    sebagai janda dari seorang pengusaha kaya, tentu saja Susan hidup bergelimang harta. meskipun begitu, aku salut kepadanya, karena dia mampu mengelola kekayaan suaminya dengan baik dan benar. berkat tangan dingin dan profesionalitasnya, perusahaan suaminya menjadi tambah besar dan maju. visi dan misinya jelas, terukur dan konsisten. tak percuma dia menjadi karyawati kesayangan almh ibu mertuaku selama ini.

    karena orangnya visioner itulah, Susan menyekolahkan anak2 tirinya hingga ke jenjang yang lebih tinggi di univeristas/sekolah2 ternama di LN. Fatima kuliah di Malaysia, sedangkan Hasan dan Ismail sekolah di Australia. aku sendiri dipercaya oleh Susan sebagai tangan kanannya di perusahaan. dan hubungan kami sangat profesional di kantor. hingga datanglah peristiwa itu.

    tanpa sepengetahuanku sebenarnya Susan sudah lama naksir padaku. Sejak diperkenalkan Fatima untuk pertama kalinya, dia sudah terpesona denganku, yang menurutnya tipe lelaki idealnya. selain otakku yang cerdas, kepiawaianku dalam berorganisasi, dan insting bisnisku yang akurat, dia juga menyukai sosokku sebagai lelaki yang menurutnya macho.

    meksipun aku tidak ganteng atau tampan, tapi aku memiliki postur tubuh yang sangat ideal untuk ukuran pemuda seumuranku, 25 tahun, tinggi, tegap, padat dan atletis. Hasil kegemaranku selama ini menekuni olahraga bela diri, renang, basket, sepak bola sejak kecil, selain tentunya olahraga binaraga yang baru kutekuni 12 tahun lalu, sejak aku kuliah S1 di Indonesia-aku memang sempat bekerja sebagai pelatih kebugaran dan bela diri untuk membiayai kuliahku dulu. raut wajahku yang keras dan tegas, menambah aura kemaskulinanku semakin kentara.

    hubungan haramku dengan Susan dimulai sore itu. seperti biasa, saat kantor menunjukkan waktu jam 5 sore, para karyawan/i sudah mulai bersiap-siap untuk pulang. tak terkecuali aku. aku sendiri sudah mulai membayangkan seperangkat barbel dan dumbel di benakku, suatu aktifitas rutinku selama ini setiap pulang kerja, berolahraga angkat beban di gym favoritku dekat kantor. (bersambung)

  41. namun saat itu, Riana, sekretaris Susan memintaku datang ke ruangan Susan 15 menit lagi. ada perlu katanya. akhirnya mau nggak mau aku nunggu di kantor hingga 15 menit kemudian. membayangkan selama seperempat jam aku bengong nggak karuan, akhirnya aku buka koleksi blue film di notebookku. aku nggak munafik. aku penggemar bokep sejak lama, sewaktu aku kuliah S1 dulu. koleksi bokepku cukup lengkap dengan 300 judul, dalam bentuk DVD/CD dan flv/mp 4 dari berbagai bangsa, asia/jepang, thailand, filipina dan barat, rusia, brazil, dengan topik utama tak jauh dari hardcore, anal, oral, mandi kucing, pesta seks dan gangbang/threesome. syukurlah, meskipun aku doyan blue film, aku bisa mempertahankan keperjakaanku hingga menikah.

    karena keasyikan menonton adegan bokep di notebookku, aku lupa dengan pesan Riana tadi. aku baru sadar saat Susan meneleponku dengan nada marah. sadarlah aku, aku keasyikan dengan bokepku hingga tanpa sadar 30 menit sudah aku menontonnya di ruangan kerjaku yang sunyi ini.
    Kantor sudah sepi saat aku berjalan ke ruangan Susan. Pikiranku masih terbelah antara Susan dengan film bokep yang tadi kutonton itu. Namun angan-angan kotorku langsung lenyap saat Susan menyambutku dengan makian. Aku kaget. Tak biasanya Susan semarah itu. Apalagi dia mengungkit-ungkit tentang suatu kesalahan yang aku tak pernah melakukannya. Tentang kesalahanku dalam bernegoisasi dengan pihak pembeli dari Singapura 4 bulan yang lalu. Memang kantorku kena 100 juta dalam transaksi itu. Namun itu bukan salahku, melainkan salah tim negoisasi Susan yang lupa mencocokkan rate USD saat itu dengan rate USD yang sudah mereka anggarkan. Kalau tidak salah, yang dianggarkan sekian ribu USD sedangkan USD yang dijual di pasaran justru lebih rendah. Jadilah rugi perusahaan kami. membuat tim nego itu dipecat semuanya oleh Susan.

    Tentu saja aku tak terima dengan tuduhan tak berdasar itu. Meskipun tim nego itu ada di bawah departemenku saat itu, tapi bukan aku yang menjadi penanggungjawabnya karena saat itu aku sedang sibuk bernegoisasi dengan pembeli dari Jepang, dan sedang ke Jepang. Namun Susan tetap mengotot, hingga akhirnya kami bertengkar di ruangan itu agak lama. Ujung-ujungnya Susan memintaku untuk membuka pakaianku. Membuatku heran juga kaget. Kenapa aku yang tidak salah, disuruh mengakui kesalahan orang, pakai aksi buka baju lagi? namun Susan tetap mengotot, hingga akhirnya mau tak mau kulucuti juga pakaianku.

    Awalnya aku hanya membuka kemejaku saja, tapi Susan terus menuntut untuk melucuti seluruh pakaianku hingga bugil. Nah dari sinilah akhirnya aku paham arah instruksi Susan itu. Aku yang masih dalam pengaruh video porno itu
    menyambut keinginan Susan itu dengan senang hati. Aku tidak sekedar membuka pakaianku saja, tapi juga membukanya dengan meliuk-liukkan tubuhku dengan gerakan erotis, mirip penari nakal yang ada di film-film itu. Membuat Susan kembang kempis nafasnya.

    Giliranku bugil, aku segera mendekati Susan dan mulai mencium, meraba dan meremas tubuh wanita itu. Susan menyambutnya dengan liar dan bernafsu. Tahulah aku kalau wanita itu memang sudah menantikannya sejak lama, bercinta denganku. Jadilah sore itu kami bergelut saling memanjakan nafsu kami dengan berlomba memberikan kepuasan. Kami melakukan hubungan haram itu dalam berbagai gaya dan tempat diakhiri dengan ejakulasi dahsyat di wajahnya yang cantik. Sungguh suatu permainan seks yang tiada duanya, meskipun itu adalah selingkuh perdanaku. Suatu pengalaman erotis yang sukar dilupakan hingga kini.

    Aku tergila-gila dengan kemampuan oralnya, legitnya lubang nikmatnya, teknik ngebornya, dan tentu saja keindahan tubuhnya. Meskipun usianya sudah kepala 4, tapi tubuhnya tidak kalah dengan tubuh para model majalah kebugaran. Tinggi, langsing, dan padat (sintal) dengan ukuran payudara yang besar, ranum dan mengkal, tidak turun seperti payudara para wanita seusianya. Sedangkan dia tergila-gila dengan kemampuan oralku dan keperkasaanku, dan tentu saja dengan kekekaran tubuhku yang mirip model kebugaran Ian Lauer.

    Bersama Susan, aku tak hanya mendapatkan kepuasan sekual secara konvensional saja, tapi juga multi dimensional. Susan tidak hanya kreatif dan inovatif dalam hal bisnis saja tapi juga dalam hal bercinta. Dia mengajariku teknik-teknik bercinta yang baru, yang sering hadir dalam setiap khayalan seksualku, yang adegannya ada dalam setiap koleksi blue filmku dan yang mustahil kupraktekkan dengan Fatima istriku tercinta, seperti oral-anal- threesome-orgy party-mandi kucing, bersama dengan para relasi bisnisnya yang lain, wanita-wanita kaya, yang cantik, seksi dan binal.

    Hubungan gelapku dengan Susan masih berlangsung hingga kini. Meskipun kami sudah jarang melakukannya karena aku tinggal di lain kota di propinsi yang berbeda dengan keluargaku, sebagai konsekuensi diangkatnya aku sebagai direktur cabang di lain kota. Sebagai gantinya, akulah yang kini aktif mengadakan acara-acara nakal itu bersama teman-temanku lainya, sesama pengusaha muda yang hobi ngeseks. Sekian.

  42. ada beberapa point sii yg aqu alami tp semoga aja point itu hanya kebetulan aja berharap klo suami sya setia sama sya.

  43. q pny sumi yg super bs,awal pernikahan kami baik baik saja.meski hidup dalam serba kesederhanaan,,,,kami tetap saling membahu…dalam bentuk apapun masalahnya,tapi setelah kami punya momongan mulai ada perubahan didalam dirinya perhatian untuk istri sudah tidak ada,untuk kebutuhan pribadi aja,q bagai org pengemis memintanya,,,toh tidak diterge,,,,menyedihkan!pertengahan bulan okt “2010,,,suamiku terpanggil bekerja di “””semacam NGO,belum sebulan mulai tercium baunya dgn wanita laen dgn catatan teman training….sms”an slalu brjalan,disetiap q bertanya q slalu dicap wanita pencemburu,bahkan keluarganya pun berkata demikian.hingga pd wkt berketepatan ayahnya meninggal,,callme selalu muncul,hingga q meminta bantuan org laen menyamar jd suamiku…….sungguh luar biasa,,kata kata bagai suami istri bahkan lebih apalagi smsnya,,,q mulai bertanya bahkan marah memaki dan berbagai bentuk,,apa kejadianya keluarganya ikut ikutan apalagi nyokapnya sampe ia ber ucap jika q brskap bgtu lebih baik CERAI…..sejak itu q menyimpan dendam kebenaran akan terjawab,q yakin akan hal itu,di spanjang ia krja di NGO trsebut,hidup ini bagai di api neraka,,,,hingga saat ini masih pnya nyali untuk mendua,meski sumpah terucap dibibir q gak pernah percaya,,,mungkin sampe mati,pulang larut malam so alasan kerjaan kantor,sampe dirumah pake marah hng pd suatu hari dikarnakan sakit hati dan tiada hari tanpa cekcok,,sakitpun tak diperdulikan q prnah nekad …lebih baik mati,,,,,saat itu lg emosi marah hingga tak terkendali….wktu itu tepat wktu adk dtng krumah dan menolong q.dan dari situ q bulatkan pemikiranku terserah dia sadr apa gak.tp q hanya menunggu hasil di kemudian hari.yang kubutuhkan sekarang keselamatan putra putriku,,,,jika diotaknya mendua itu lebih bahagia q berikan pilihan…..sebab apa yang dibuat sekarang jawabannya akan ada di masa yang akan datang.the end

  44. Menurutku kalau suami selingkuh sikap kita santai saja berfikir dengan tenang dan matang,soalnya dulu suamiku pernah selingkuh terus dia minta cerai ya langsung tak cerai tanpa basa basi,pdhl itu cuman gertakan dia tapi ak gak ambil pusing minta cerai ya saya cerai,selang 3 tahun nyatanya suamiku merasa bersalah dan menyesal dan akhirnya suamiku minta maaf dan ngajak rujuk kembali,,waktu itu ak cuma berfikir ya kalau jodo gak kemana,,dan akhirnya benar kalau jodo it pasti bakalan kembali,nah saranku untuk para istri yang di selingkuh bersikap lah tenang,jngn pakai emosi selesaikan dngn kepala dingin pasti kalau udh kena batunya para suami yang selingkuh mesti bakalan mencari dan kembali kepada istrinya lg,karna gak ada yang bisa gantiin cinta tulus seorang istri di banding wanita bayaran yang ada di luar sana..so bagi para istri jangan terlalu lemah di mata pria buktikan keteguhan hati kita buktikan bahwa wanita bisa tegas,gak harus nangis2 saat suami selingkuh,karna hal itu bisa membuat si lelaki besar kepala,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>